JIEMAN: Journal of Islamic Educational Management https://jieman.iain-jember.ac.id/index.php/jieman <p>JIEMAN: Journal of Islamic Educational Management is a peer-reviewed journal on Islamic educational management field and intended to communicate original research and current issues on the subject. This journal is published by The Faculty of Education and Teaching Science, IAIN Jember. The editors welcome scholars, researchers and practitioners of Islamic education around the world to submit scholarly articles to be published in this journal. All articles will be reviewed by experts before accepted for publication.</p> Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan en-US JIEMAN: Journal of Islamic Educational Management 2716-246X Pengelolaan Dokumen Kepangkatan Dosen Berbasis Komputasi Awan pada Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri https://jieman.iain-jember.ac.id/index.php/jieman/article/view/77 <p>Artikel ini membahas tentang pemanfaatan <em>OneDrive</em> sebagai sarana penyimpanan di dunia maya dalam pengelolaan dokumen kepangkatan dosen di sebuah Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (PTKIN) Jawa Timur. Tujuan penelitian ini adalah untuk menggambarkan bagaimana penerapan pengelolaan dokumen kepangakatan dosen sebuah PTKIN Jawa Timur menggunakan <em>OneDrive. </em>Metode penelitian yang digunakan adalah metode kualitatif. Pengumpulan data dalam penelitian ini dilakukan melalui proses wawancara dan dokumentasi. Hasil pengumpulan data tersebut kemudian dianalisis secara induktif. Data hasil penelitian ditampilkan secara deskriptif untuk menggambarkan bagaimana pengelolaan dokumen kepangkatan dosen sebuah PTKIN Jawa Timur menggunakan <em>OneDrive</em>. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan <em>OneDrive </em>dalam pengelolaan dokumen kepangkatan dosen di sebuah PTKIN di Jawa Timur dapat dilakukan melalui pembuatan folder berdasarkan tahun ajaran dan semester sesuai waktu dokumen tersebut dihasilkan. Kapasitas penyimpanan yang besar menjadikan <em>OneDrive </em>menjadi pilihan yang bagus yang dapat dipertimbangkan untuk mengelola dokumen secara maya. Melalui penyimpanan tersebut diharapkan sivitas akademik di salah satu PTKIN di Jawa Timur dapat dengan mudah mengakses dokumen kepangkatan di mana saja tanpa terbatas ruang dan waktu. Dapat disimpulkan bahwa <em>OneDrive </em>sebagai salah satu media penyimpanan di dunia maya dapat dimanfaatkan oleh sivitas akademik pada perguruan tinggi yang bersangkutan dalam pengelolaan dokumen kepangkatan dosen.</p> <p><strong>Kata Kunci</strong>: <em>OneDrive</em>, dokumen kepangkatan dosen, PTKIN</p> <p><strong><em>Abstract</em></strong></p> <p><em>This article discusses the use of OneDrive as a means of storage in cyberspace in the management of lecturer documents at one of State Islamic University (PTKIN) at East Java. The purpose of this study is to describe how the implementation of document management for lecturers in one of PTKIN at East Java environment uses OneDrive. The research method used is the qualitative method. Data was collected through interviews and documentation then analyzed by inductive method. The research data is displayed descriptively to describe how is the management of the lecturer documents at one of PTKIN at East Java. The results showed that OneDrive is used by the creation of folders based on the academic year and semester according to the time the document was produced to manage lecturers' documents at one of PTKIN at East Java. The large storage capacity makes OneDrive a good choice for managing documents virtually. Through this storage, the academic community of one of PTKIN at East Java can easily access documents anywhere without being limited by space and time. The conclusion is OneDrive as the storage media in cyberspace can be used by the academic community of the university in managing lecturer rank documents.</em></p> Fiqru Mafar Copyright (c) 2021 Fiqru Mafar https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0 2021-12-21 2021-12-21 3 2 163 184 10.35719/jieman.v3i2.77 Manajemen Layanan Khusus Unit Koperasi Berbasis E-Money pada Pondok Pesantren Modern di Jawa Timur https://jieman.iain-jember.ac.id/index.php/jieman/article/view/72 <p>Manajemen layanan khusus unit koperasi berbasis <em>e-money</em> dibentuk untuk mempermudah dan memperlancar pembelajaran, serta dapat memenuhi kebutuhan peserta didik pada unit koperasi berbasis <em>e-money</em>. <em>E-money</em> sendiri bertujuan untuk memberikan manfaat dan kemudahan dalam pengelolaan keuangan dan pencatatan transaksi. Tujuan penulisan ini adalah untuk mendeskripsikan perencanaan, pengorganisasian, pelaksanaan, serta pengawasan dan evaluasi layanan khusus unit koperasi pada pondok pesantren modern di Jawa Timur. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi partisipasi yang pasif, wawancara semistruktur, dan dokumentasi. Hasil penelitian ini yaitu 1) Perencanaan unit koperasi berbasis e-money terdiri atas perencanaan jangka panjang seperti penerapan <em>e-money </em>dan menyempurnakan pembukuan keuangan dan perencanaan jangka pendek seperti penyelenggaraan rapat, meningkatkan usaha toko; 2) Pengorganisasian unit koperasi berbasis e-money terdiri dari rapat anggota tahunan, pengurus, pengawas, dan anggota; 3) Pelaksanaan unit koperasi berbasis e-money berwujud beberapa usaha yaitu usaha toko makanan dan seragam, <em>laundry</em>, dan wartel; 4) Pengawasan unit koperasi berbasis e-money dilakukan setiap hari dengan terjun langsung dan evaluasi yaitu laporan keuangan koperasi dalam bentuk <em>print out</em>.</p> <p><strong>Kata Kunci</strong>: manajemen layanan khusus, koperasi, e-money</p> <p><strong><em>Abstract</em></strong></p> <p><em>A distinctive service management for e-money-based koperasi (economic enterprise) units was established to facilitate and assist the learning process, and to meet the needs of students in e-money-based koperasi units. E-money itself aims to provide benefits and convenience in financial management and transaction recording. The purpose of this paper is to describe the planning, organization, implementation, and monitoring- evaluation of distinctive services for koperasi units in modern Islamic boarding schools in East Java. This research deployed qualitative research with a case study approach. Data collection techniques used was passive participatory observation, semi-structured interviews, and documentation. The results of this study suggests that; 1) Planning of an e-money-based koperasi unit consists of long-term planning such as implementing e-money and improving financial accounting and short-term planning such as carrying out meetings, increasing store's establishment; 2) Organizing e-money-based koperasi units consisting of annual member meetings, management, supervisors, and members; 3) Implementation of e-money-based koperasi units is carried out in the form of several businesses, such as food and uniform outlets, laundry, and wartel businesses; 4) Supervision of e-money-based koperasi units is carried out in daily basis by direct involvement and evaluation through the hard copy of koperasi financial reports.</em></p> Linatul Fatimah Siti Aminah Copyright (c) 2021 Linatul Fatimah, Siti Aminah https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0 2021-12-21 2021-12-21 3 2 185 202 10.35719/jieman.v3i2.72 Peran Kepala Sekolah dalam Pelaksanaan Manajemen Pemasaran Sekolah Dasar di Jember Jawa Timur https://jieman.iain-jember.ac.id/index.php/jieman/article/view/73 <p>Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan tugas kepala sekolah sebagai <em>manager</em> dan <em>leader</em> pemasaran di sebuah Sekolah Dasar di Jember, Jawa Timur. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi partisipan pasif, wawancara semi terstruktur, dan dokumentasi. Hasil penelitian ini mengungkap dua hal. <em>Pertama,</em> tugas kepala sekolah sebagai manajer pemasaran di SD adalah dengan melakukan perencanaan yang meliputi identifikasi pasar dan target pasar. Pengorganisasian dengan pembagian tugas sesuai kesepakatan. Pelaksanaan yang meliputi pemasaran secara langsung, yaitu penyebaran brosur, pemasangan baliho, presentasi ke lembaga dan mengunjungi tokoh berpengaruh, dan pemasaran tidak langsung, yaitu khatmil Qur’an keliling, <em>drumband</em>, pemuatan foto kegiatan di kelas dan luar kelas, penyelenggaraan <em>event</em> lomba pada Peringatan Hari Besar Islam, program unggulan dan prestasi siswa. Pengawasan dengan evaluasi capaian, menunjukkan hasil yang dicapai sesuai keinginan. <em>Kedua, </em>tugas kepala sekolah sebagai <em>leader</em> pemasaran di SD adalah dengan menerapkan strategi bauran pemasaran, 4P yaitu, produk: program tahfidz juz 30 dan pengamalan pendidikan agama; harga: gratis tanpa biaya; tempat: sejuk, asri, terhindar dari keramaian dan menawarkan keberkahan; promosi: pembagian zakat dengan melibatkan siswa, berkunjung ke tokoh berpengaruh, dan khatmil Qur’an secara keliling.</p> <p><strong>Kata Kunci</strong>: <em>peran kepala sekolah, manajemen pemasaran, bauran pemasaran, sekolah dasar</em></p> <p><strong>Abstra</strong><strong>ct</strong></p> <p><em>This study aims to describe the principal duties as the marketing manager and leader marketing in the private Islamic </em><em>primary</em><em> school in Jember, East Java. This research uses qualitative approach. The data collection technique used in this research is passive participant observation, semistructured interview and documentation. This research finds two things. First, the principal duties as the marketing manager in the </em><em>primary</em><em> school are doing the planning that includes market segmentation, market target and program determination; organizing by dividing the tasks according to the agreed schedule; implementing direct and indirect marketing; and monitoring with provide direction, motivation and awareness to teachers on duty. Second, the principal duties as marketing leader in the </em><em>primary</em><em> school are applying marketing mixed strategy, 4Ps. The Product: juz 30 tahfidz’s program and practicing religious education; The Price: it’s free; The Place: cool and fresh, beautiful, no crowd, and offers blessings; and The Promotion: distributing zakat with the students, visiting public figures, and doing door to door Al-Quran recitation.</em></p> Fathorrozi Fathorrozi Abd. Muhith Copyright (c) 2021 Fathorrozi, Abd. Muhith https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0 2021-12-28 2021-12-28 3 2 203 220 10.35719/jieman.v3i2.73 Implementasi Presensi Elektronik untuk Meningkatkan Kedisiplinan Guru dan Pegawai di Sekolah Dasar Islam https://jieman.iain-jember.ac.id/index.php/jieman/article/view/82 <p>Beberapa lembaga pendidikan telah menerapkan sistem presensi elektronik model <em>fingerprint</em> untuk meningkatkan kedisiplinan pegawai dan guru. Penerapan presensi elektronik dengan model <em>fingerprint</em> memiliki kelebihan dalam pencatatan dibanding presensi manual. Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan implementasi presensi elektronik di sekolah dan dampaknya dalam meningkatkan kedisiplinan pegawai dan guru. Lokasi dalam penelitian ini adalah di sebuah sekolah dasar Islam di Malang. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian studi kasus. Teknik pengumpulan data yang dipakai adalah wawancara, observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan sistem presensi fingerprint adalah sangat mudah. Pengelola Sekolah juga membuat beberapa aturan agar sistem presensi ini dapat berjalan dengan optimal. Evaluasi tentang kehadiran dilakukan tiap bulan. Guru dan pegawai yang tidak hadir atau tercatat terlambat akan mendapatkan sanksi dari sekolah. Penerapan presensi elektronik di sekolah dasar Islam adalah sudah baik dalam meningkatkan kedisiplinan guru dan pegawai di sekolah.</p> <p><strong>Kata Kunci</strong>: <em>presensi elektronik, kedisiplinan, guru, pegawai</em></p> <p><strong><em>Abstract</em></strong></p> <p><em>Several educational institutions have implemented fingerprint attendance systems to discipline employees and teachers. The application of fingerprint attendance has advantages in recording compared to manual attendance. This study aims to</em> <em>explain the implementation of electronic attendance in schools, explain the results of the evaluation, and</em> <em>explain how the impact on disciplining employees and teachers. The location of this research is at SD Islam </em><em>in </em><em>Malang. This research uses a qualitative approach with a case study approach. Data collection techniques used are interviews, observation, and documentation. The results show that the use of the fingerprint presence system is very easy. School management also makes several rules and evaluation programs so that the attendance system can run optimally. Evaluation of attendance was carried out every month. Teachers and employess who were absent or regestered late would be punished by the school. The application of electronic attendance is that it has been good in disciplining teachers and employees.</em></p> Maulidatul Khasanah Walid Fajar Antariksa Copyright (c) 2021 Maulidatul Khasanah, Walid Fajar https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0 2021-12-28 2021-12-28 3 2 221 236 10.35719/jieman.v3i2.82 Implementasi Manajemen Sarana Prasarana Pendidikan di Madrasah Aliyah Swasta https://jieman.iain-jember.ac.id/index.php/jieman/article/view/95 <p>Artikel ini menjelaskan mengenai hasil implementasi manajemen sarana prasarana pada sebuah Madrasah Aliyah (MA) swasta di Beton, Ponorogo, Jawa Timur. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini dilakukan dengan cara triangulasi yang dilakukan dengan menggunakan observasi, wawancara dan dokumentasi dari sumber yang sama, sedangkan teknik analisis data yang digunakan adalah pengumpulan data, reduksi data, display data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian ini adalah bahwa implementasi manajemen sarana prasarana di MA ini terdiri dari proses perencanaan, pengadaan, pemeliharaan dan pengawasan. Pertama, perencanaan terdiri dari kegiatan penyusunan daftar kebutuhan, estimasi biaya, menetapkan skala prioritas dan menyusun rencana pengadaan. Kedua, pengadaan terdiri dari pembelian, penerimaan hibah, penyewaan, pinjaman dan rekondisi. Ketiga, pemeliharaan dilakukan dengan cara membentuk tim pemeliharaan, menyusun daftar pemeliharaan, menentukan jadwal pemeliharaan secara rutin dan berkala, dan evaluasi pemeliharaan. Keempat, pengawasan dilakukan melalui Wakil Kepala Sekolah Bidang Sarana dan Prasarana melaporkan hasil pengawasan kepada kepala sekolah, penyusunan laporan pengawasan, dan pelaporan kepada pihak yayasan setiap enam bulan sekali dan setahun sekali.</p> <p><strong>Kata Kunci</strong>: manajemen sarana prasarana pendidikan, Madrasah Aliyah</p> <p><strong><em>Abstract</em></strong></p> <p><em>This article is to explain the results of the implementation of infrastructure management at </em><em>a private Madrasah Aliyah, </em><em>Beton, Ponorogo</em><em>, East Java</em><em>. The type of research used in this research is qualitative research with a case study approach. The data collection technique in this study was carried out by triangulation which was carried out using observations, interviews and documentation from the same source. </em><em>While the data analysis techniques used are data collection, data reduction, data display, and drawing conclusions. The results of this study are that the implementation of infrastructure management at </em><em>this madrasah </em><em>consists of the planning, procurement, maintenance and supervision processes. First, planning consists of preparing a list of needs, estimating costs, setting priorities and compiling a procurement plan. Second, procurement consists of purchasing, receiving grants, leasing, lending and reconditioning. Third, maintenance is carried out by forming a maintenance team, compiling a maintenance list, determining routine and periodic maintenance schedules, and evaluating maintenance. Fourth, supervision is carried out through the vice principal for infrastructure reporting the results of supervision to the principal, preparing supervision reports, and reporting to the foundation once a month and once a year.</em></p> Nur Rahmi Sonia Copyright (c) 2021 Nur Rahmi Sonia https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0 2021-12-29 2021-12-29 3 2 237 256 10.35719/jieman.v3i2.95 Implementasi Kebijakan Sertifikasi Guru dalam Meningkatkan Kinerja Guru di Kantor Kementerian Agama Kabupaten Tegal https://jieman.iain-jember.ac.id/index.php/jieman/article/view/93 <p>Guru mempunyai peran sebagai profesional. Jabatan ini menuntut peningkatan kecakapan dan mutu keguruan secara berkesinambungan. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan implementasi kebijakan sertifikasi guru di Kantor Kementerian Agama Kabupaten Tegal. Selain itu, penelitian ini akan melihat faktor-faktor apakah yang menghambat implementasi kebijakan sertifikasi guru, serta implementasi kebijakan sertifikasi guru terhadap peningkatan kinerja guru di Kantor Kementerian Agama Kabupatan Tegal. Penelitian ini menggunaka metode deskriptif kualitatif. Teknik analisis data menggunaka model interaktif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi kebijakan sertifikasi guru di Kantor Kementerian Agama Kabupaten Tegal berjalan dengan baik. Berdasarkan model implementasi kebijakan Edward III yang terdiri atas empat variabel yakni komunikasi, sumber daya, disposisi, dan struktur birokrasi, maka hanya sumber daya pada dimensi staf pengelola belum mampu menjabarkan petunjuk kepala seksi dan struktur birokrasi pada dimensi kecepatan dan ketepatan pengiriman berkas yang masih perlu ditingkatkan. Faktor penghambat implementasi kebijakan sertifikasi guru di Kantor Kementerian Agama Kabupaten Tegal adalah kecenderungan staf pengelola menunggu perintah dan kurang inisiatif. Melalui program peningkatan kualitas kinerja guru tersebut terutama terhadap program sertifikasi guru, guru mampu meningkatkan terhadap penguasaan kompetensi sebagai agen pembelajaran meliputi kompetensi pedagogik, kompetensi kepribadian, kompetensi sosial, dan kompetensi professional, semua itu akan berdampak pada perbaikan kinerja guru.</p> <p><strong>Kata Kunci</strong>: kebijakan pemerintah, sertifikasi guru, kinerja guru</p> <p><strong><em>Abstra</em></strong><strong><em>ct</em></strong></p> <p><em>Teachers have a role as professionals</em><em>.</em> <em>T</em><em>his position demands the continuous improvement of skills and quality of teacher training. This research aims to describe the implementation of teacher certification policy </em><em>in</em><em> the Religious Affairs Office of</em><em> the District Tegal</em><em>. In addition, this study will look at what factors hinder the implementation of teacher certification policies, as well as the implementation of teacher certification policies towards improving teacher performance at the Religious Affairs Office of</em><em> the District Tegal</em><em>. This study uses qualitative descriptive methods. Data analysis techniques use interactive models. The results showed that the implementation of the teacher certification policy in the Religious Affairs Office of</em><em> the District Tegal</em> <em>runned </em><em>well. Based on the Edward III policy implementation model consisting of four variables, namely communication, resources, disposition, and bureaucratic structure, only resources in the managing staff dimension have not been able to describe the instructions of the head of the section and bureaucratic structure on the dimensions of speed and accuracy of file delivery that still need to be improved. The inhibiting factor in the implementation of teacher certification policies in the Religious Affairs Office of</em><em> the District Tegal</em><em> is the tendency of managing staff to wait for orders and lack initiative. Through the teacher performance improvement program, especially against teacher certification programs, teachers are expected to be able to improve the mastery of competence as a learning agent including pedagogical competence, personality competence, social competence, and professional competence, all of which will have an impact on improving teacher performance.</em></p> Sukarno Sukarno M. Munadi Abdul Matin Copyright (c) 2021 Sukarno, M. Munadi, Abdul Matin https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0 2021-12-30 2021-12-30 3 2 257 276 10.35719/jieman.v3i2.93 Manajemen Pengembangan Kurikulum Pesantren di Jawa Timur https://jieman.iain-jember.ac.id/index.php/jieman/article/view/71 <p>Kurikulum pondok pesantren merupakan hal yang sangat urgen dalam mencapai sebuah keberhasilan pembelajaran. Padahal yang kita ketahui pondok pesantren tidak memiliki kurikulum secara resmi dari pemerintah, karena hal itu merupakan kebijakan dari masing-masing pengasuh pondok pesantren. Kajian ini difokuskan untuk mengungkap kosep perencanaan, pola pelaksanaan, model evaluasi manajemen pengembagan kurikulum pesantren di Jawa Timur. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini pendekatan diskriptif kualitatif dengan penerapan studi kasus. Teknik pengumpulan datanya menggunakan observasi, wawancara, dokumenter, sedangkan analisis datanya menggunakan reduksi data, penyajian data, verifikasi dan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pola perencanaan manajemen pengembagan kurikulum pesantren mengha-silkan program kegiatan, <em>pertama, </em>penyusunan program kerja visi misi dan tujuan. <em>Kedua</em>, adanya keterlibatan para ustadz dan <em>stakeholder</em>s. Pola pelaksanaan manajemen pengembangan kurikulum pesantren diesuaikan degan visi-misi pesantren melalui kegiatan, 5 S antara lain: <em>strategi inquiry</em>, <em>strategi inquiry </em>sosial, <em>strategi exposition learning, strategi rote learning, strategi contextual teaching learning</em>. Model evaluasi manajemen pengembangan kurikulum pesantren meliputi evaluator, ruang lingkup atau objek evaluasi, alat evaluasi, kebijakan evaluasi.</p> <p><strong>Kata Kunci:</strong> manajemen pengembangan kurikulum, pondok pesantren</p> <p><strong><em>Abstract</em></strong></p> <p><em>The Islamic boarding school curriculum is very urgent in achieving a learning success. In fact, what we know is that Islamic boarding schools do not have an official curriculum from the government, because it is the policy of each boarding school caregiver. This study is focused on revealing: planning concepts, Implementation patterns, evaluation models of islamic boarding school curriculum development management in East Java. The approach used in this study is a qualitative descriptive approach with the application of case studies. Data collection techniques use observation, interview, documentary. While the data analysis uses data reduction, data display, verification, and conclucation. the results of the study show that the pattern of management planning for the development of the Islamic boarding school curriculum produces a program of activities, first, the preparation of the work program of the vision, mission and objectives. Second, the involvement of the asatidz board and stakeholders. The implementation pattern of Islamic boarding school curriculum development management is adjusted to the vision and mission of the pesantren through activities, 5 S, including: inquiry strategy, social inquiry strategy, exposition learning strategy, rote learning strategy, contextual teaching learning strategy evaluation model of curriculum development management includes evaluator, scope or object of evaluation, evaluation tool, evaluation policy.</em></p> Muhlas Muhlas Riayatul Husnan Copyright (c) 2021 Muhlas, Riayatul Husnan https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0 2021-12-30 2021-12-30 3 2 277 294 10.35719/jieman.v3i2.71